Kamis, 13 Januari 2011

Artikel Petunjuk

Editing dan Kombinasi Warna

Fotografi merupakan hobi yang diminati oleh banyak orang, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Dari mulai foto diri sendiri atau ‘foto narsis’ hingga foto yang menggunakan teknik-teknik fotografi.

Hasil foto yang kita dapatkan seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Terkadang seorang fotografer bisa saja melakukan kesalahan dalam setingan kamera. Misalnya saja saat ada moment penting yang terjadi, si fotografer melakukan kesalahan dengan menghasilkan gambar terlalu gelap. Hal tersebut dapat kita akali dengan melakukan editing foto.

Tentunya editing foto tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Editing foto boleh dilakukan tanpa harus merubah makna awal dari foto tersebut. Editing foto juga dimaksudkan untuk memperkuat makna foto. Seorang fotografer profesional pun tak jarang melakukan editing foto bila ia memerlukannya. Seperti menurut Jonas P Holdrief yang mengemukakan alasannya menggunakan software untuk editing, diantaranya adalah permintaan klien, hasil foto yang kurang memuaskan, untuk lebih eye catching, dan kepuasan pribadi. Jadi editing foto itu tidak diharamkan.

Editing foto dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya mengedit color balance, hue saturation, atau bahkan cropping pada foto. Selain mengedit warna dan cropping pengeditan foto dapat dilakukan dengan memanipulasi foto, menambahkan text, rotasi, mengubah ukuran foto, dan lain lain. Proses editing biasanya dilakukan setelah pengambilan gambar dengan menggunakan perangkat lunak yang tersedia.

Kombinasi warna

Seperti yang telah dijelaskan di atas, proses editing foto membutuhkan perangkat lunak atau software sebagai alat untuk melakukan editing. Banyak perangkat lunak yang dapat kita pakai untuk proses ini, diantaranya adalah Adobe Photoshop, Photoscape, Corel Photo Paint, dan lain-lain. Software yang paling banyak digunakan dan sangat popular saat ini adalah Adobe Photoshop, karena dalam software tersebut banyak menu-menu yang memungkinkan kita melakukan editing sesuai dengan selera kita masing-masing. Dengan menggunakan Adobe Photoshop kita mendapatkan beberapa keuntungan seperti kualitas gambar, kemudahan menu-menu yang ada dan sebagainya.

Sebelum melakukan editing, terlebih dahulu kita harus mengenal tools tools yang ada dalam software yang kita gunakan. Bila kita menggunakan photoshop biasanya tools tools yang digunakan berupa lasso tools, magic wand tools, move tool, crop tool, clone stamp tool, eraser tool, zoom tool dan sebagainya.

Salah satu proses editing yang bisa dilakukan dengan menggunakan software tersebut adalah melakukan kombinasi warna pada satu foto. Hal ini dimaksudkan agar foto terlihat menarik, karena adanya gabungan warna hitam putih dengan warna warna terang dalam satu foto. Sebagai contoh, foto yang kita seleksi adalah foto seorang pedagang balon gas warna warni yang sedang berjualan diantara keramaian kota Bogor. Pada foto ini kita ingin mengkombinasikan warna warni balon gas dengan warna pedagang, tempat dan yang lainnya hitam putih.

Hal yang pertama harus kita lakukan adalah menduplikat foto tersebut menjadi dua. Karena ini penggabungan, maka foto harus di duplikat menjadi dua terlebih dahulu sebelum digabungkan. Setelah diduplikat, ubah warna salah satu foto menjadi warna hitam-putih melalui image, lalu adjustment yang ada di toolbar menu photoshop.

Setelah hal tersebut dilakukan, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengabungkan kedua foto tersebut dalam satu layer dengan cara menyeleksi foto hitam putih dan men-drag-nya pada layer foto yang berwarna.

Foto yang awalnya dipisahkan menjadi dua bagian atau di duplikat, kini menjadi satu bagian dengan layer foto hitam putih di atas foto berwarna. jadi, yang nampak hanyalah warna hitam putihnya saja. Setelah itu, pilih layer foto hitam putih dan pilih eraser tool untuk menghapus warna hitam putih pada balon. Maka, foto yang dihasilkan adalah foto hitam putih dengan warna tetap pada balon gas.

Kadang dalam proses editing menemui banyak kendala yang dihadapi. Dari mulai masalah pada perangkat lunaknya, perangkat kerasnya, bahkan mood pun dapat menjadi masalah dalam editing foto. Emosi atau mood yang sedang kita alami terkadang dapat mempengaruhi hasil foto yang kita edit. Misalnya, saat kita sedang marah lalu kita melakukan editing, maka yang dihasilkan pasti berantakan. Karena selain butuh keterampilan dalam editing pun dibutuhkan ketelitian dan kesabaran agar foto yang dihasilkan rapi. Maka dari itu, saat mengedit foto pastikan mood kita sedang tidak buruk agar ketelitian dalam mengedit foto tidak terganggu. Selain itu pastikan prerangkat keras dan lunak yang kita gunakan dalam keadaan baik-baik saja.

Selain keutungan yang kita dapatkan pasti ada kerugian dari editing foto ini, misalnya keterlaluan dalam mengedit foto sehingga merubah makna, membuat fotografer dan sebagainya. Namun, banyak keuntungan dalam mengedit foto, diantaranya memperkuat makna foto, membuatnya lebih menarik dan untuk kepuasan pribadi agar foto terlihat lebih baik dari sebelumnya.


(tulisan ini dibuat tuntuk tuga kampus, maklum kalau msh banyak salah ^^)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar