Rabu, 30 November 2011
Jumat, 11 November 2011
Boleh Aku Ralat Doaku, Tuhan?
"Eh, anak kelas satu ya?" Lelaki yang mengenakan kaos basket dengan nomor punggung sembilan itu bertanya kepadaku dengan seulas senyuman di wajahnya.
"Itu sel yang ituu." aku menunjuk ke arah pria itu.
"waaaa chaaa lo seneng banget pasti." seli berkata dengan muka sumringah.
promise
Jumat, 30 September 2011
Ini Semua Untuk Ayah
Kami menyantap makanan dengan lahapnya, walaupun sudah kenyang tetapi karena kebersamaan keluarga kecil ini, kami lupa dengan perut yang sudah kenyang. Ayah terlihat senang, sesekali ia melihat anak-anaknya makan dan menawarkan untuk tambah lagi. Ayah mengeluarkan guyonannya, dia meledek aku gendut, makannya banyak. Begitu juga ibu dan kakak, mereka ikut menimpali guyonan ayah. Semua tertawa, bercanda dan berbincang dengan gembira. Acara makan pun selesai, ayah pergi untuk membayar makanan, sedangkan ibu dan kakak sudah beranjak menuju mobil. Aku masih terdiam berdiri menunggu ayah membayar makanan. dan melihat ke arahnya dengan seksama, senang rasanya melihat ayah sudah pulih, sudah bisa makan banyak.
Ayah sakit jantung. Semuanya berawal sejak dua tahun yang lalu. Ayah perokok keras semenjak ia masih remaja dan kami sekeluarga tahu tentang hal itu. Aku benci saat ayah merokok di dalam rumah. Melarang ayah merokok dan menasehatinya tentang rokok adalah hal yang biasa aku lakukan tapi itu semua tidak mempan. Hingga suatu hari serangan jantung menyerang ayah dan terpaksa membuat ayah berhenti merokok dan menuruti kata-kata dokter.
Dua tahun itu ayah berubah. Ia tak lagi sesehat dan sesegar dulu. Ia sudah tidak bisa terlalu banyak beraktivitas, naik motor pun ia sudah tidak mampu. Seharusnya ayah tinggal duduk istirahat di rumah. Namun, ayah bukanlah orang yang tinggal diam untuk urusan menafkahi keluarga. Dalam kondisi yang kadang baik kadang buruk ayah tetap membanting tulang untuk keluarganya. Ia tetap menjalankan dan mengontrol usahanya dengan baik.
Pengobatan terus dilakukan. Ayah selalu check up setiap dua minggu sekali. Beberapa kali kambuh, beberapa kali dirawat, dan beberapa kali sehat kembali sudah ayah lewati. Namun, rupanya penyakit ini memang berbahaya, sewaktu-waktu serangan lebih hebat bisa menyerangnya.
Aku sangat menyayangi ayah. Aku adalah anak kesayangannya. Itu yang selalu ibu bilang kepadaku. Ayah tidak pernah memarahiku dan memukulku, dia selalu memberi nasihat melalui kata-katanya yang bijak. Ajaran dan didikannya yang tidak keras dan penuh kasih menjadikan aku seperti ini.
Aku bergantung pada ayah dari sejak SD, ayah selalu mengajarkanku dan membantuku bila ada mata pelajaran yang sulit. Sampai aku kuliah, ayah selalu membimbingku, menemaniku mengerjakan tugas hingga larut malam, menawarkan bantuan meskipun ia dalam keadaan sakit. Ayah selalu berusaha mengawasiku meskipun ia lakukan itu melalui ibu. Mungkin karena itu aku tumbuh menjadi anak yang manja, tetapi aku juga tumbuh menjadi seorang yang banyak belajar. Belajar bahwa orang tua adalah faktor utama yang harus dijadikan acuan dalam bertindak. Karena kebaikan dan kasih sayangnya, aku selalu ingin melakukan yang terbaik untuk mereka.
Semua terasa bahagia saat kami mengantar ayah check up untuk mengetahui bagaimana keadaan jantungnya. Hari itu hasil check up ayah sangat baik, dokter bilang keadaan ayah sekarang lebih baik dari hasil check up sebelumnya. Bukan hanya lebih baik, tetapi jauh lebih baik. Walaupun keadaannya sudah baik, ayah harus tetap menjaga kondisinya karena tidak ada yang dapat memperediksi keadaaan jantungnya.
Hari itu hari Sabtu, tanggal 5 Maret 2011. Mungkin hari ini hanya selang beberapa minggu saja setelah ayah melakukan check up. Hari itu, aku dan kakakku sudah merencanakan untuk pergi bersama. Kami merencanakan untuk pergi hunting foto. Saat itu kakak sedang libur dari kerjanya, dan kami memutuskan untuk berangkat pagi hari. Ayah masih tertidur lelap, setelah solat subuh ayah tidur lagi karena ia merasa lelah katanya. Aku dan kakak pegi tanpa berpamitan dan tanpa mencium tangannya. Entah kenapa hal itu kami lakukan, padahal biasanya sebelum berangkat kami pasti selalu menengok ke kamarnya, meminta izin keluar dan mencium tangannya walaupun ayah sedang tertidur nyenyak. Saat malam harinya ayah hanya bertanya, “Besok mau kemana?” Aku menjawab dan menjelaskan bahwa besok aku dan kakak akan hunting foto. Ayah hanya terdiam, dan kemudian berkata “Ngapain sih hunting foto, mending di rumah.” Biasanya ayah tidak pernah melarang kalau soal hunting foto.
Saat hari itu, aku, kakak, dan ibu sedang tidak di rumah. Begitupun ayah, ia bekerja seperti biasa. Kami tidak sedang berkumpul, dan keadaan ayah sedang pulih-pulihnya. Dan pertanyaan baru pun muncul, terus berputar di otakku.
Senin, 29 Agustus 2011
lebaran pertama
Selasa, 02 Agustus 2011
Sabtu, 16 Juli 2011
Praktek Kerja Lapangan
Kamis, 26 Mei 2011
DAD :)
You never said “I’m leaving”
You never said “goodbye”
You were gone before I knew it,
And only God knew why.
There are no words to tell you
Just what I feel inside
The shock, the hurt, the anger
Might gradually subside
A million times I’ll need you
A million times I’ll cry
If Love alone could have saved you
You never would have died
In Life I loved you dearly
In death I love you still
In my heart you hold a place
That no one could ever fill
It broke my heart to loose you
But you didn’t go alone
For part of me went with you
The day God took you home
Things will never be the same
And all though it hurts so bad
I will smile whenever I hear your name
And be proud you were my Dad.
Minggu, 15 Mei 2011
SEMUT MERAH PRODUCTION
Senin, 21 Maret 2011
really need you TT___TT
Selasa, 08 Maret 2011
surat buat papa :)
Jumat, 04 Maret 2011
Sabtu, 26 Februari 2011
sim sim ~
happy to be with you..


Senin, 21 Februari 2011
A.R.I.G.A.T.O.U

Kamis, 10 Februari 2011
Jumat, 28 Januari 2011
my parents my hero :)
Kamis, 27 Januari 2011
Selasa, 25 Januari 2011
Minggu, 23 Januari 2011
My Decision

Jumat, 21 Januari 2011
geng huru hara



Kamis, 20 Januari 2011
i'm affraid of tomorrow ways
Senin, 17 Januari 2011
Tentang Gw, Fotografi dan Musik
Kadang nyanyi bikin gw lupa. Lupa sama hal yang bikin BT, lupa sama kekeselan gw, lupa sama ketidaknyamanan gw. sering banget kalo gw lagi bad mood terus pas gw nyanyi bad mood itu jadi ilang. Lega rasanya. Bisa dibilang nyanyi udah jadi bagian dari hidup gw, apalagi musik. Jujur gw ga terlalu milih-milih genre lagu untuk didenger, selama itu enak di kuping gw kenapa ngga. Kalo lagu yang gw bawain, ga semua genre gw bawain, bukan ngga mau tapi kalo gw ga bawain itu berarti gw kurang bisa bawain itu lagu :)
Gw suka musik bukan cuma dengerin dan nyanyi, gw juga suka gitar <3 Gw ga pernah ikutan les gitar, dan gw cuma belajar gita dari papa. Gw tau kok cara gw main gitar jelek banget hehe. Tapi walaupun gitu gw tetep suka genjrang-genjreng. Pengen deh belajar gitar lagi supaya bagus maeninnya ^^
Oke sekarang pindah dari musik menuju fotografi. Gw suka fotografi sejak kapan ya? Mungkin sejak SMA saat gw muali belajar cara ngedit foto, dan dimulai dari rasa narsis gw juga. hehe. Di kampus gw nemu klub fotografi dan gatau kenapa gw tertari banget pengen masuk klub itu. Dan disitu gw dapet banyak ilmu sampe akhirnya papa, mama, kakak gw beliin gw kamera Nikon. Gw mulai explore kemampua fotografi gw dengan si Nikon d3000 gw. Sampe saat ini mungkin baru sedikit tekhnik yang gw pelajarin dan masih sedikit foto yang gw hasilkan.
pokoknya <3 photograph n music :3
really wanna do :3
Kamis, 13 Januari 2011
Artikel Petunjuk
Fotografi merupakan hobi yang diminati oleh banyak orang, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Dari mulai foto diri sendiri atau ‘foto narsis’ hingga foto yang menggunakan teknik-teknik fotografi.
Hasil foto yang kita dapatkan seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Terkadang seorang fotografer bisa saja melakukan kesalahan dalam setingan kamera. Misalnya saja saat ada moment penting yang terjadi, si fotografer melakukan kesalahan dengan menghasilkan gambar terlalu gelap. Hal tersebut dapat kita akali dengan melakukan editing foto.
Tentunya editing foto tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Editing foto boleh dilakukan tanpa harus merubah makna awal dari foto tersebut. Editing foto juga dimaksudkan untuk memperkuat makna foto. Seorang fotografer profesional pun tak jarang melakukan editing foto bila ia memerlukannya. Seperti menurut Jonas P Holdrief yang mengemukakan alasannya menggunakan software untuk editing, diantaranya adalah permintaan klien, hasil foto yang kurang memuaskan, untuk lebih eye catching, dan kepuasan pribadi. Jadi editing foto itu tidak diharamkan.
Editing foto dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya mengedit color balance, hue saturation, atau bahkan cropping pada foto. Selain mengedit warna dan cropping pengeditan foto dapat dilakukan dengan memanipulasi foto, menambahkan text, rotasi, mengubah ukuran foto, dan lain lain. Proses editing biasanya dilakukan setelah pengambilan gambar dengan menggunakan perangkat lunak yang tersedia.
Kombinasi warna
Seperti yang telah dijelaskan di atas, proses editing foto membutuhkan perangkat lunak atau software sebagai alat untuk melakukan editing. Banyak perangkat lunak yang dapat kita pakai untuk proses ini, diantaranya adalah Adobe Photoshop, Photoscape, Corel Photo Paint, dan lain-lain. Software yang paling banyak digunakan dan sangat popular saat ini adalah Adobe Photoshop, karena dalam software tersebut banyak menu-menu yang memungkinkan kita melakukan editing sesuai dengan selera kita masing-masing. Dengan menggunakan Adobe Photoshop kita mendapatkan beberapa keuntungan seperti kualitas gambar, kemudahan menu-menu yang ada dan sebagainya.
Sebelum melakukan editing, terlebih dahulu kita harus mengenal tools tools yang ada dalam software yang kita gunakan. Bila kita menggunakan photoshop biasanya tools tools yang digunakan berupa lasso tools, magic wand tools, move tool, crop tool, clone stamp tool, eraser tool, zoom tool dan sebagainya.
Salah satu proses editing yang bisa dilakukan dengan menggunakan software tersebut adalah melakukan kombinasi warna pada satu foto. Hal ini dimaksudkan agar foto terlihat menarik, karena adanya gabungan warna hitam putih dengan warna warna terang dalam satu foto. Sebagai contoh, foto yang kita seleksi adalah foto seorang pedagang balon gas warna warni yang sedang berjualan diantara keramaian kota Bogor. Pada foto ini kita ingin mengkombinasikan warna warni balon gas dengan warna pedagang, tempat dan yang lainnya hitam putih.
Hal yang pertama harus kita lakukan adalah menduplikat foto tersebut menjadi dua. Karena ini penggabungan, maka foto harus di duplikat menjadi dua terlebih dahulu sebelum digabungkan. Setelah diduplikat, ubah warna salah satu foto menjadi warna hitam-putih melalui image, lalu adjustment yang ada di toolbar menu photoshop.
Setelah hal tersebut dilakukan, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengabungkan kedua foto tersebut dalam satu layer dengan cara menyeleksi foto hitam putih dan men-drag-nya pada layer foto yang berwarna.
Foto yang awalnya dipisahkan menjadi dua bagian atau di duplikat, kini menjadi satu bagian dengan layer foto hitam putih di atas foto berwarna. jadi, yang nampak hanyalah warna hitam putihnya saja. Setelah itu, pilih layer foto hitam putih dan pilih eraser tool untuk menghapus warna hitam putih pada balon. Maka, foto yang dihasilkan adalah foto hitam putih dengan warna tetap pada balon gas.

Kadang dalam proses editing menemui banyak kendala yang dihadapi. Dari mulai masalah pada perangkat lunaknya, perangkat kerasnya, bahkan mood pun dapat menjadi masalah dalam editing foto. Emosi atau mood yang sedang kita alami terkadang dapat mempengaruhi hasil foto yang kita edit. Misalnya, saat kita sedang marah lalu kita melakukan editing, maka yang dihasilkan pasti berantakan. Karena selain butuh keterampilan dalam editing pun dibutuhkan ketelitian dan kesabaran agar foto yang dihasilkan rapi. Maka dari itu, saat mengedit foto pastikan mood kita sedang tidak buruk agar ketelitian dalam mengedit foto tidak terganggu. Selain itu pastikan prerangkat keras dan lunak yang kita gunakan dalam keadaan baik-baik saja.
Selain keutungan yang kita dapatkan pasti ada kerugian dari editing foto ini, misalnya keterlaluan dalam mengedit foto sehingga merubah makna, membuat fotografer dan sebagainya. Namun, banyak keuntungan dalam mengedit foto, diantaranya memperkuat makna foto, membuatnya lebih menarik dan untuk kepuasan pribadi agar foto terlihat lebih baik dari sebelumnya.
(tulisan ini dibuat tuntuk tuga kampus, maklum kalau msh banyak salah ^^)

